Laptop Usaha AsusPro: Kelas Bulu Yang Mengepak Pukulan Kelas Welter

Laptop usaha ialah mengenai portabilitas, daya, serta waktu gunakan baterei. Jadi satu kelompok, mereka kemungkinan tidak selamanya jadi yang paling cantik dari semua, tapi dalam soal kepraktisan, mereka ada di pucuk. AsusPro tidak punya penampilan yang disempurnakan dari ZenBooks jagoan perusahaan elektronik Taiwan, atau otot pemrosesan grafis dari laptop gaming ROG-nya. Tapi dengan berat sedikit di atas 1 kg, Asuspro tambah lebih mudah dari keduanya. Untuk sejumlah besar pekerjaan usaha, AsusPro mengakhiri pekerjaan, ditambah sedikit .

Unit pantauan kami, dipanggil P5440, ada dengan processor Core i5 generasi ke-8 yang berjalan pada 1,8 GHz, 8GB RAM serta 512GB kompak state drive, yang cukup standard untuk kelas laptop ini. Tapi AsusPro dapat dikonfigurasi untuk punya sampai 16GB RAM serta penambahan hard disk drive 1TB. Ada pula pilihan untuk processor Core i7 yang bertambah cepat.

Laptop ini punya monitor IPS 1080p 14 inci yang gampang di mata, serta karena susunan matte, tidak menggambarkan banyak sinar. Layarnya dapat dimiringkan 180 derajat, yang sangat mungkin pemakai untuk menempatkan laptop di atas meja. Ini ialah feature yang bisa bermanfaat sepanjang kerumunan usaha atau pertemuan kerjasama saat sebagian orang butuh lihat apa yang Anda presentasikan di monitor.

Tetapi monitor tidak berputar-putar 360 derajat sama dengan mode 2-in-1. Anda tidak bisa memakai notebook ini jadi monitor presentasi, atau tablet seperti Lenovo Yoga atau Asus Zenbook Flip serta seri Vivobook Flip sendiri. Monitor pun tidak memberi dukungan input sentuh dan peranan trackpadnya jadi monitor penambahan sama dengan notebook top-of-the-line Asus. Tapi apa yang kurang dalam bel serta semprit, itu membuat pada sebuah feature yang penting buat banyak wisatawan usaha: berat tubuh. AsusPro punya berat cuma 1,23 kg. Jadi orang yang lebih terlatih menyeret MacBook Pro 15 inci, notebook ini berasa hampir tidak mungkin. Sesudah memakainya sepanjang seputar 2 minggu, kembali pada MacBook Pro saya berasa seperti bawa kettlebell.

AsusPro serta lebih mudah dibanding MacBook Air, yang versus 13 inci paling dapat dijangkau berbobot 1,25 kg. Salah satu laptop lain yang saya fikir lebih mudah ialah MacBook 12 inci, yakni 0,92 kg. Tetapi beberapa ahli tehnologi sudah tunjukkan jika 2 laptop mudah ini dari Apple keduanya berhemat pada port serta mewajibkan pemakai untuk bawa dongle untuk periferal.

Baca juga : Buru Harun Masiku, KPK Selekasnya Kemukakan Permintaan Pencekalan

Selain itu AsusPro memberikan pemakai usaha banyak port I / O. Bila Anda butuh menyambungkan drive external, monitor, projector, pengeras suara atau cuma lihat photo serta video dari camera Anda, AsusPro sudah Anda liput. Anda tak perlu menyeret banyak dongle untuk menyambungkan periferal ke mesin ini sebab punya 1 port USB-C, 2 port USB-3, 1 port HDMI, pembaca kartu SD, port daya, serta jack audio.

Tapi bila Anda butuh tersambung ke projector lama yang memerlukan port VGA, Asus jual dongle karena itu. Sebab laptop ini bisa tersambung lewat Wifi 802.11ac superfast, tak perlu banyak port LAN. Tapi bila Anda memerlukan akses gigabit yang bertambah cepat atau kantor Anda memberi dukungan standard 802.11bg atau 802.11n yang lebih lamban, Anda dapat juga memperoleh dongle LAN untuk laptop ini.

Dongles bukan jalan keluar yang paling nyaman, tapi konyol untuk menampung kebanyakan port usang pada laptop yang direncanakan menjadi portabel semacam ini. Menulis pada AsusPro benar-benar baik. Saya suka pada nuansa menulis di laptop ini sebab tombolnya lunak tanpa ada begitu berbulu, serta tata terletak pas – tidak berasa sempit benar-benar.
Dalam keadaan sinar rendah, pemakai dapat menyalakan lampu latar keyboard. Ada pula pemindai sidik jari di samping trackpad untuk keamanan tambahan.

Asus mengklaim ketahanan baterei 10 jam untuk laptop ini. Saya tidak pernah mendapat mengonfirmasi ini, tapi hari-hari biasa searching situs, menulis serta melihat video di mesin ini sepanjang seputar 3 jam masih sisa dengan seputar 65 % ketahanan baterei, jadi prediksi sah kemungkinan tidak jauh dari keadaan dunia riil. Laptop ini punya daya pemrosesan serta ingatan yang cukup untuk mengatasi pengeditan photo. Dia serta bisa lakukan beberapa pengeditan video mudah untuk presentasi usaha atau beberapa hal yang penting diupload ke situs sosial media. Tapi saya tidak merekomendasikannya untuk editor video profesional.

Badan magnesium alloy AsusPro berasa cukup kuat untuk mengatasi kerasnya perjalanan usaha serta pemakaian setiap hari. Buat beberapa profesional yang memerlukan laptop mudah yang mengepak daya yang cukup untuk tugas-tugas usaha yang tuntut, AsusPro ialah pilihan yang benar-benar kompak.